Briptu Norman Lecehkan Institusi Kepolisian


Sidang kode etik Briptu Norman Kamaru yang akan dilakukan pagi ini akan dihadiri oleh rekan-rekan sejawatnya yang menjadi saksi dalam persidangan.

Menurut salah satu saksi, Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP Lisma Dunggio, Norman sekarang jauh berbeda dibanding Norman dahulu.

"Dulu sopan dan mau menjawab pertanyaan orang dengan ramah. Sekarang saja tidak mau dengar Danton-nya lagi. Rambutnya juga sekarang sudah panjang. Dia tidak hormat lagi dengan institusi," ujar Lisma Dunggio saat dihubungi wartawan, Senin (5/12/2011).

Lisma pribadi sangat prihatin dengan Briptu Norman karena memutuskan untuk mengundurkan diri dari institusi kepolisian. "Padahal orang juga banyak yang mau masuk polisi tapi susah masuknya," tuturnya.

Pihak Polda Gorontalo, lanjutnya, juga sempat memberikan solusi agar Norman tidak perlu keluar dari kepolisian tetapi bergeser menjadi polisi umum atau pindah ke Brimob Kelapa Dua atau Polda Metro Jaya. Namun Norman kekeuh ingin keluar.

"Sudah beberapa kali kami sampaikan solusi itu, cuma dia tetap maksa ingin keluar karena capek. Terus saya juga nyindir memangnya dia sudah berapa lama jadi polisi, baru juga lima tahun. Saya yang sudah 26 tahun masih tetap jadi polisi," kata Lisma.

Lisma mengatakan dalam sidang ini kemungkinan Norman akan diberi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Hal ini karena Norman telah mangkir dari tugas dan belum menjalani masa dinas minimal anggota polisi.

Category:

0 komentar:

Post a Comment

"Komentar anda sangat bermanfaat untuk perkembangan blog ini. Jangan lupa adab berkomentar, dan jangan buang waktu untuk spam. Terima Kasih!!!."